Potret akun @ngabmessy · 1 Agustus 2026

Tiga tahun sepi, satu bulan meledak

Sebuah akun Twitter menulis ribuan cuitan selama hampir tiga tahun tanpa ada yang menanggapi. Lalu datang Juli 2026, dan semuanya berubah. Ini ceritanya, dibaca lewat angka.

Satu — Isi arsipnya

Kebanyakan bukan tulisan dia sendiri

Kalau kita bongkar semua cuitan akun ini, isinya terbagi tiga. Ada balasan, yaitu komentar yang dia tulis di bawah postingan orang lain. Ada retweet, yaitu postingan orang lain yang dia bagikan ulang tanpa menulis apa pun. Dan ada posting asli — cuitan yang benar-benar dia karang sendiri dan berdiri sendiri.

Ternyata yang terakhir ini jumlahnya paling sedikit.

Isi arsip dipilah menurut jenisnya
Arahkan kursor ke tiap bagian untuk melihat angkanya
Sebagian besar aktivitasnya adalah menimpali percakapan orang lain, bukan memulai percakapan sendiri.
Lihat angkanya dalam tabel

Aktivitasnya juga tidak rata. Ada bulan penuh ketika akun ini benar-benar bisu — tidak sekali pun mencuit. Sebaliknya, ada satu bulan yang sendirian menampung hampir separuh isi arsipnya.

Jumlah cuitan tiap bulan
Batang biru = ada aktivitas · garis oranye = bulan tanpa cuitan sama sekali
Diamnya berbulan-bulan, lalu tiba-tiba ramai — pola naik-turun yang tajam, bukan kebiasaan harian yang stabil.
Lihat angkanya dalam tabel
Dua — Perubahan

Dulu akun kripto, sekarang bukan lagi

Selama bertahun-tahun, isi akun ini nyaris seragam: mata uang kripto, token, dan "airdrop" — istilah untuk bagi-bagi koin gratis yang biasanya mengharuskan orang mengikuti akun tertentu atau menyebarkan promosinya. Lalu tema itu menghilang. Gulir ke bawah untuk melihat perjalanannya tahun per tahun.

Yang paling mencolok bukan pergantian temanya, melainkan tanggapan yang diterimanya. Selama tiga tahun pertama, akun ini praktis tidak terlihat siapa pun.

Jumlah suka yang diterima tiap tahun
Seluruh cuitan digabung, dari tahun ke tahun
Batang tiga tahun pertama bukan hilang atau salah gambar — memang sekecil itu dibanding tahun terakhir.
Lihat angkanya dalam tabel
Yang sebenarnya berubah

Bagaimana cuitannya dipilah — dan apa yang tidak bisa dipilah

Tiap cuitan dibaca mesin, dicari kata-kata khasnya, lalu dimasukkan ke kelompok yang paling cocok. Cuitan yang tidak memuat satu pun kata penanda tema masuk kelompok "tak bertema". Kelompok terakhir inilah yang justru paling besar.

Isi cuitan dipilah menurut temanya, tahun per tahun
Tiap batang mewakili seluruh cuitan tahun itu
Lihat angkanya dalam tabel

Jadi angka tema di atas sebaiknya dibaca begini: akurat untuk yang berhasil dikenali, tapi hanya menjangkau sepertiga arsip. "3% politik" bukan berarti dia jarang bicara politik — melainkan hanya 3% yang bisa dibuktikan lewat kata-katanya sendiri.

Sedikit cuitan, hampir seluruh perhatian
Sepanjang 2026 · porsi jumlah cuitan dibanding porsi suka yang diraih
Kelompok politik menempati sepotong kecil dari volumenya, tapi hampir seluruh tanggapan yang pernah diterima akun ini datang dari situ.
Lihat angkanya dalam tabel
Tiga — Jangkauan

Hampir semua cuitannya lewat begitu saja

Sebelum Juli 2026, menulis di akun ini nyaris sama dengan berbicara di ruangan kosong. Angka-angka berikut dihitung hanya dari tulisannya sendiri — balasan dan postingan yang dibagikan ulang tidak ikut, supaya perbandingannya adil.

Cara membaca angka "biasanya": kalau semua postingnya diurutkan dari yang paling sepi sampai paling ramai, itulah yang persis di tengah. Artinya separuh postingannya bahkan lebih sepi dari itu.

Jam berapa dia biasanya mencuit
Waktu Indonesia Barat · seluruh cuitan sejak 2023
Paling ramai dini hari, paling sepi menjelang siang. Kebalikan dari jam kerja kebanyakan orang — dan kebalikan dari akun promosi yang biasanya dijadwalkan rapi.
Lihat angkanya dalam tabel

Delapan cuitan yang akhirnya dibaca orang

Ini postingan dengan suka terbanyak sepanjang arsip. Perhatikan tanggalnya — hampir semuanya berdesakan di bulan yang sama.

Empat — Lingkaran pergaulannya

Siapa yang mengikutinya, siapa yang dia ikuti

Sekarang kita geser dari isi cuitan ke orang-orang di sekitarnya. Di sinilah muncul hal-hal yang paling ganjil.

Sedikit bekal dulu. Centang di Twitter sekarang bukan lagi tanda "tokoh terkenal" seperti dulu. Centang biru berarti akun itu membayar langganan bulanan — siapa pun bisa. Centang emas untuk akun perusahaan, dan centang abu untuk lembaga pemerintah. Jadi centang menunjukkan siapa yang membayar, bukan siapa yang tepercaya.

Berapa banyak yang berlangganan centang
Dibandingkan antara pengikutnya dan akun yang dia ikuti
Di seluruh Twitter, yang berlangganan diperkirakan kurang dari 1 dari 100 pengguna. Di lingkaran ini, jumlahnya berkali-kali lipat lebih padat.
Lihat angkanya dalam tabel
Ganjil pertama — yang berbayar hampir selalu dibalas

Seberapa sering hubungan itu berbalas
Persentase yang saling mengikuti satu sama lain
Akun perusahaan yang dia ikuti hampir tidak pernah membalas — wajar, tapi memperlihatkan bahwa sebagian "hubungan" di sini sebenarnya satu arah.
Lihat angkanya dalam tabel
Ganjil kedua — yang lama dan yang baru berbeda jauh

Kalau akun-akun di sekelilingnya dikelompokkan menurut kapan mereka dibuat, muncul lengkungan aneh: kelompok yang paling banyak jumlahnya justru paling sedikit yang berlangganan, sementara pendatang paling baru hampir semuanya berlangganan.

Berapa persen yang berlangganan, menurut tahun akunnya dibuat
Hanya tahun dengan minimal 15 akun yang ditampilkan
Titik terendah jatuh pada akun-akun buatan 2021 — persis ketika demam seni digital NFT sedang memuncak dan banyak orang baru membuat akun. Gelombang itulah yang membentuk sebagian besar lingkaran ini, dan mereka tidak pernah ikut berlangganan.
Lihat angkanya dalam tabel

Dua kelompok yang sangat berbeda

Akun-akun yang dia ikuti terbelah tajam: segelintir raksasa dengan jutaan pengikut, dan ribuan akun kecil biasa. Rata-ratanya jadi tidak berarti apa-apa.

Dengan siapa dia paling sering bicara

15 akun yang paling sering dia sebut
Warna menunjukkan apakah akun itu juga dia ikuti
Lawan bicaranya hampir selalu orang yang memang sudah dia ikuti — percakapannya berputar di lingkaran yang sama.
Lihat angkanya dalam tabel
Lima — Peta percakapan

Dengan siapa dia benar-benar bicara

Sampai di sini kita baru melihat daftar: siapa mengikuti siapa. Sekarang kita lihat percakapannya. Tiap kali dia menyebut dua akun sekaligus dalam satu cuitan, dua akun itu kita hubungkan. Lakukan itu untuk seluruh arsipnya, dan muncul peta pergaulan yang sebenarnya — bukan siapa yang dia ikuti, melainkan siapa yang benar-benar dia ajak bicara, dan siapa saja yang sering muncul berbarengan.

Peta akun yang sering disebut berbarengan
Lingkaran = akun · besarnya = seberapa sering dia sapa · garis = pernah disebut dalam cuitan yang sama · arahkan kursor untuk menyorot tetangganya
Lihat daftar akunnya dalam tabel

Seberapa banyak lawan bicaranya yang bercentang

Di sinilah hal paling ganjil muncul. Ingat, akun bercentang biru adalah akun yang membayar langganan — dan di seluruh Twitter jumlahnya kurang dari 1 dari 100 pengguna.

Porsi centang biru: dalam percakapannya vs di sekelilingnya
Semakin ke kanan, semakin padat akun berbayar
Lihat angkanya dalam tabel
Uji tanding: apakah ini nyata atau cuma cara datanya terkumpul?

Satu dari lima lawan bicaranya kini lenyap